September 2011.
Prakoso dan Ketty ke taruntum, membawa batik motif kalimantan, katanya, mereka mendapatkan batik ini sebagai hadiah dari kolega di kalimantan. Dan sayang rasanya jika hanya disimpan sebagai kain di lemari rumah. Oleh karena itu mereka ingin merubahnya menjadi baju yang sesuai dengan kepribadian mereka.
Prakoso ingin menjadikan bahan batiknya menjadi kemeja formal yang bagus saat dipakai ke acara2 sarimbitan bersama Ketty. Ketty pun menginginkan model dress yang simple namun tetap cantik membalut tubuh mungilnya. Aksen pada bagian leher menjadi daya tarik utama pada dress ketty ini. Batik ini menggunakan bahan polyester, sehingga dipakaikan furing hero untuk membuat nyaman si pemakai.
Dan inilah sarimbitan prakoso dan ketty..





