Oktober 2011

Pada akhir september 2011, saat itu hari menjelang sore, bu darmi datang ke taruntum, dengan mengenakan pakaian dinas PNS berwarna coklat itu, ia memperlihatkan kain print halus warna merah agak marun yang ia beli bersama ke empat temannya di toko kain jelasnya, katanya kain ini mau dibuat kembaran dengan teman2nya, hanya model terserah dan jahit masing2.

Karena itu bu darmi meminta kepada taruntum agar bisa merubah kain tersebut menjadi dress yang cantik, sehingga bisa ia kenakan untuk farewell bersama teman2nya. Mungkin ia mau resign dari PNS? tapi dari obrolannya ia mau pergi dengan putranya menyusul suaminya yang kala itu berkerja di Canada, tak ayal suami dan anaknya pun mau ia buatkan baju. Tentu saja saat itu taruntum membantu dengan mengeluarkan koleksi2 kain2nya, yang kira2 cocok untuk di pakai oleh suami dan putranya.

Dan dress dari kain batik tersebut juga mau ia boyong ke Canada, so bu darmi mau kiranya kain batik sarimbit untuk suami dan putranya itu bisa masuk dengan motif dan warna pada kain batiknya, setelah dipilah-pilih, akhirnya ketemu juga yang ia suka.

Model dress nya ia ambil dari buku koleksi dress2 dan mengkombinasi antara model yang satu dengan yang lainnya. dan kira2 seperti inilah hasilnya.

Dressnya ada aksen opnaisel pada bagian tengahnya dan aksen rempel pada bagian lehernya, tak lupa kombinasi garis polos dibagian ujung lengannya. Foto dress ini bukan hasil akhirnya, hasil akhirnya adalah bagian leher dibuat lebih sabrina, sehingga memperlihatkan lehak dada, namun taruntum saat itu belum sempat moto, coz waktunya mepet, beliau sudah mau siap2 berangkat ke airport…

Dan untuk suami dan anaknya, kira2 seperti inilah motif dan padanan agar bisa klop dengan bu darmi.

Pada hem anak menggunakan kain kombinasi polos dengan warna yang senada dengan ibunya.

Okey semoga sukses bu darmi, jangan lupa kalau sudah pulang ke INA lagi bawa oleh2 ya.. Tq ;)

Kali ini orderan jahit batik datang dari kakak ipar sendiri, mas Yodhia.

Totalnya ada 4 ptg kain batik cap yang kesemuanya dibuat hem batik kerah shanghai alias koko batik. Kain batiknya asli Pekalongan.

Gimana, kerenkan? :)

Ini order kedua dari bu Belinda; order jahitan yang pertama adalah 6 ptg gamis, namun karena bukan menggunakan kain batik, maka kami tidak menceritakan orderan gamis tersebut disini. :)

Ini juga merupakan order pertama jahit blazer batik, asyik juga ya ternyata bikin blazer. Kami berdiskusi untuk menentukan model blazer batiknya dengan melihat-lihat model di majalah, bu Belinda akhirnya memilih salah satu model blazer yang menarik, seperti yang Anda lihat di foto.
Read More

Kali ini dapat orderan yang super kilat sehari jadi, alhamdulillah bisa diselesaikan dengan baik.

Jadi ceritanya begini, kami punya teman yang pernah hidup di Heidelberg, Jerman. Kebetulan Syekh Abdullah Yusuf, yang imam masjid di Heidelberg, datang ke Jakarta sebagai perwakilan negara Jerman dalam konferensi Wamy baru-baru ini.

Teman kami dan Syekh Yusuf ini berkawan baik. Sehingga teman kami menjadi semacam guide selama syekh Yusuf berada di Jakarta. Menjelang kepulangan Syekh yusuf, teman kami ini ingin memberikan batik sebagai cinderamata buat Syekh Yusuf.

Namun bukan hal mudah untuk menemukan batik berukuran besar yang sekiranya cocok dengan badan besar Syekh Yusuf. Sehingga akhirnya, teman kami ini minta tolong kepada Taruntum untuk bisa menjahitkan koko batik lengan panjang dengan ukuran khusus buat Syekh Yusuf.

Alhamdulillah pesanan mendadak ini bisa kami selesaikan dengan baik dan berdasar info dari teman kami ini, Syekh Yusuf suka dan cocok dengan ukuran badannya. yippi…

Saking buru-burunya, kami sampai terlupa untuk memfotonya terlebih dahulu sebelum kami kirimkan ke Syekh Yusuf. Jadi gak ada foto deh…

Gamis Batik

Gamis Batik Tulis Madura

Order jahit batik kali ini datang dari umi Voulin yang masih tetangga agak jauh di Bekasi. Ceritanya dia punya bahan kain batik tulis madura, namun kurang tahu mau dibuat apa.

Begitu tahu bahwa kami menerima jahit batik personal, maka umi Voulin langsung kasih batiknya ke kami dan minta dibuatin gamis dengan dikasih aksen polosan. Terserah polosannya mau diwarna apa dan pake kain apa, yang penting sesuai dengan kain batiknya. ;)
Read More